Jumat, 12 Februari 2010

Kuliah, Kerja, Nikah




“Setelah lulus SMA mau ngapain ya…? Mau kuliah, cari kerja, atau mau nikah..? emm..”

Mungkin pernyataan itulah yang muncul di benak kebanyakan para pelajar yang telah lulus dari bangku SMA. Banyak dari mereka yang bingung akan kemana mereka setelah lulus SMA. Apakah akan melanjutkan kuliah di universitas, atau mau mencari pekerjaan, atau mau walimahan alias menikah?

Untuk menjawab persoalan tersebut, kami akan sediakan link download rekaman kajian dengan tema KULIAH, KERJA, DAN NIKAH (KKN) yang diadakan di Masjid An-Nuur, SMA Negeri 1 Gemolong, Sragen. Kajian ini disampaikan oleh Al Ustadz Jauhar, Lc. (beliau adalah salah satu da’i Ahlus Sunnah asal Riau yang kini mengajar di Ma’had Imam Bukhari, Surakarta) pada hari Sabtu, 9 Mei 2009 lalu.

Silakan download pada link di bawah ini. Semoga kajian tersebut bisa menjawab persoalan yang dialami oleh ikhwah yang telah lulus SMA. Semoga bermanfaat.

Sumber : salafiyunpad.wordpress.com


















Download
Download

15 Makanan Penyebab Gendut

Ini dia 15 jenis makanan yang gampang membuat gemuk. Kalaupun tidak bisa menyingkirkannya dari daftar menu, gantilah dengan jenis yang rendah kalori dan bebas lemak, atau tidak terlalu sering mengonsumsinya.

1. Pure kentang.
Apalagi jika proses pengolahannya menggunakan krim dan mentega. Bayangkan, 1/2 mangkuk saji saja sudah mengandung 200 kalori!



2. Permen.
Selain mengandung jenis lemak jahat, kadar gulanya juga sangat tinggi. Begitu pula panganan sejenis seperti donat, cake dan bolu gulung.



3. Es krim.
Meski kenikmatannya sangat mengundang, es krim merupakan sajian yang amat tinggi kandungan lemak, gula dan kalori. Jadi, pertimbangkan kembali untuk menikmatinya jika Anda sedang berdiet.




4. Keripik kentang.
Camilan yang gurih ini merupakan salah satu makanan yang paling berpeluang bikin gemuk karena kandungan garamnya sangat tinggi.. Belum lagi kandungan lemak dan gulanya, sehingga total kalorinya tinggi. Di samping itu, keripik kentang banyak mengandung bahan pengawet, perasa dan pemanis buatan yang jelas-jelas dapat merugikan kesehatan.



5. Daging olahan.
Kendati amat praktis, hot dog, sosis dan daging olahan sejenisnya, mengandung lemak tak baik. Kadarnya yang begitu tinggi, sama banyak dengan kadar garam yang dikandungnya.




<

6. Jajanan gorengan.
Makanan jenis ini kurang baik bagi kesehatan karena umumnya digoreng dengan minyak yang tidak diganti setiap kali menggoreng. Kandungan lemaknya juga sangat tinggi dan kurang terjamin kebersihannya jika dijajakan di pinggir jalan.



7. Makanan cepat saji.
Di antaranya hamburger, nachos dan kentang goreng. Kandungan lemaknya sangat tinggi, begitu pula kandungan kalorinya. Sementara kandungan nutrisi yang menyehatkan, nyaris tidak ada.



8. Minuman bersoda.
Meski mendatangkan kesegaran sesaat, minuman ini sama sekali tidak memiliki nilai-nilai nutrisi. Kecuali, kaya akan kandungan gula, sodium, dan kalori.



9. Sereal.
Dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, semakin menjadi ancaman bila bertemu dengan rasa manis dari gula. Makanan jenis ini akan meningkatkan gula darah dan menyebabkan tubuh menimbun lemak.



10. Susu.
Meskipun kandungan kalsiumnya baik bagi tubuh, susu memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi yang akan menambah timbunan lemak tubuh. Jadi, kalau ingin mengambil manfaat kalsiumnya, ganti saja dengan mengonsumsi susu yang bebas lemak atau minimal yang yang sudah dikurangi kandungan lemaknya.



11. Kuah daging.
Kandungan lemak dan karbihidrat maupun kalorinya sama-asma tinggi.



12. Roti.
Terutama yang terbuat dari tepung yang sudah mengalami proses penghalusan, sehingga tinggi kandungan lemak dan karbohidratnya. Kalau mau aman, coba mengonsumsi roti gandum, sehingga dapat menfaat dari seratnya.



13. Whipped cream.
Sering dipakai sebagai penghias pada jus stroberi dan dressing salad, semuanya mengandung lemak tinggi, dan akan menjadi kalori tinggi jika tercampur dengan makanan sehat Anda. Sebaiknya, jika Anda sedang mengonsumsi makanan sehat, tidak usah dibumbui dengan aneka krim atau topping.



14. Mayones.
Memiliki sekian banyak ikatan lemak di dalamnya. Jadi, sebaiknya pakai sedikit saja jika Anda menginginkan.



15. Kopi Instan.
Tahukah Anda bahwa secangkir kopi instan mengandung lebih dari 39 lemak?
Nah, kalau tidak mau tubuh Anda jadi timbunan lemak, hitung secara cermat berapa jumlah kalori dari kopi instan yang masuk ke dalam tubuh.



Sumber : http://juandry.blogspot.com/2009/11/15-makanan-penyebab-gendut.html

Eric 'Bilal' Abidal Meyakini Islam Sepenuh Hati


KARIBBEAN-SPIRIT.COM

Sejak masuk Islam, Abidal berusaha menjadi Muslim yang taat.

Kariernya di lapangan hijau kian moncer. Penggemar La Liga Spanyol pasti mengenal sosok Eric Abidal. Ia dikenal sebagai bek andal yang memperkuat FC Barcelona dan Timnas Prancis. Mei lalu, Abidal sempat menjadi pusat pemberitaan, ketika klub sepak bola terkemuka asal Italia, Juventus, berniat memboyongnya dari Barcelona.

Tak tanggung-tanggung, Si Nyonya Tua--julukan Juventus--siap mendatangkan Abidal ke Turin dari Barcelona dengan bonus striker David Trezequet. Namun, tawaran menggiurkan itu ditolak Barca. Abidal yang dikenal sebagai bek kiri, yang memiliki keunggulan dari aspek kekuatan fisik serta teknik, memutuskan tetap bermain di Barca hingga Juni 2012 mendatang.

Ia memperpanjang kontrak dengan Barca yang semula berakhir pada 2011. ''Buyout clause bagi Abidal adalah 90 juta euro,'' demikian keterangan yang disampaikan Barcelona melalui situs resminya.

Abidal adalah salah satu pesepak bola dunia yang beragama Islam. Sejatinya, dia adalah seorang mualaf. Sang bintang memeluk agama Islam baru enam tahun terakhir. Terlahir di Lyon, Prancis, pada 11 September 1979, Abidal berasal dari keluarga imigran asal Afrika. Sebelumnya, Abidal merupakan seorang pemeluk agama Katolik.

Pertemuan dengan wanita yang kini menjadi istrinya telah mengantarkannya pada agama Allah SWT. Setelah menikah dengan Hayet Abidal, seorang perempuan asal Aljazair, Abidal memeluk agama Islam. Setelah mengucap dua kalimah syahadat, ia berganti nama menjadi Eric Bilal Abidal.

Kepada majalah Match yang terbit di Paris, Abidal mengatakan, agama Islam telah mendorongnya untuk bekerja keras untuk memperkuat timnya. ''Saya memeluk Islam dengan keyakinan penuh,'' ujar ayah dua anak itu. Sejak masuk Islam, Abidal berusaha menjadi Muslim yang taat.

Ia tak pernah melupakan shalat. Terlebih lagi, di markas FC Barcelona, Camp Nou, masih ada dua pemain lainnya yang beragama Islam, yakni Seydou Keita dan Yaya Toure. Ketatnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni, membuat Abidal sedikit terkendala saat menjalankan ibadah puasa secara penuh pada bulan Ramadhan.

Ramadhan lalu, Abidal memutuskan tak berpuasa ketika membela Barca. Menurutnya, hal itu terpaksa dilakukan, sebagai komitmen terhadap profesionalitasnya sebagai pemain. Hal serupa sebenarnya juga dilakukan dua rekannya di El Barca, Seydou Keita dan Yaya Toure. Meski begitu, ketiganya mengganti puasa di lain hari, setelah Ramadhan berakhir.

Abidal memulai karier profesionalnya bersama klub sepak bola Prancis, AS Monaco, pada 16 September 2000. Ia sempat 22 kali menyandang ban kapten bersama Monaco. Setelah itu, dia pindah ke Lille OSC. Di klub inilah, dia bereuni dengan mantan pelatihnya, Claude Puel, dan 62 kali membela Lille.

Di akhir 2004, dia kembali ke kota kelahirannya dan bergabung dengan Lyonnais. Ia berhasil mengantarkan timnya meraih dua gelar di Ligue 1 berturut-turut selama dua musim. Selama kariernya di Prancis, dia dikenal sebagai salah satu bek terbaik di Ligue 1. Di Lyon, dia bermain bersama kiper Gregory Coupet, Francois Clerc, dan Anthony Reveillere serta dua pemain Brasil, Cris dan Cacapa.

Pada 30 Juni 2007, Abidal hengkang ke Barcelona dengan nilai transfer 15 juta euro. Di Camp Nou dia memakai nomor punggung 22. Sejak itu, Abidal menjadi pemain pilar Barca. Nilai kontrak Abidal mencapai 90 juta euro dengan klausal pelepasannya, dan Lyon akan menuai bonus sebesar 500 ribu euro jika Barca meraih gelar Liga Champions untuk empat tahun ke depan. Dan, itu terjadi setelah Barca berhasil mengalahkan Manchester United di Roma.

Motivasi Sang Istri

Istri adalah motivator utama bagi suami. Hal itu sangat dirasakan betul oleh bek kiri tim nasional Prancis dan FC Barcelona, Eric Abidal. Kesuksesannya merumput di lapangan hijau tak lepas dari peran sang istri. Motivasi dan dukungan penuh yang dipompa sang istri, Hayet Abidal, telah membuat peformanya saat memainkan si kulit bundar bertambah maksimal.

''Bagiku, dia (Hayet) adalah sebuah permata. Dia juga pemegang kemudi yang sangat menakjubkan. Saya beruntung mendapat perempuan seperti dia, yang sanggup memberikan arahan dan pendapat yang logis sebelum aku memutuskan hal krusial, termasuk dalam memilih karier,'' ungkap Abidal seperti ditulis France Football.

Abidal mengakui, kepindahannya ke Barcelona tak terjadi begitu saja. Saran 'magis' sang istrilah yang mampu menggerakkan hatinya untuk mencoba peruntungan di negeri Matador. Betapa tidak, tanpa harus pindah ke Barcelona pun, Abidal telah memiliki segalanya di Prancis. Tetapi, di mata sang istri, semua itu belum sempurna. Satu-satunya cara, menurut sang istri, Abidal harus berkarier di klub luar negeri.

Hayet mendorongnya untuk bergabung bersama Barcelona. ''Aku ingin suamiku tak hanya terpaku bermain di klub sepak bola Prancis. Penting bagi kami untuk menyiapkan masa depan, terutama setelah ia pensiun nanti. Jadi, berkenalan dengan banyak orang di mancanegara memberi banyak keuntungan. Nantinya, kami bisa menjalin relasi bisnis ataupun kerja sama apa yang saling menguntungkan,'' ujar Hayet, yang memang terkenal memiliki insting bisnis tinggi itu.

Besarnya peran Hayet dalam kehidupan pribadi Abidal sudah dibuktikan sejak mereka menikah. Usai menikah, Abidal memilih memeluk Islam setelah mendapat bimbingan intensif dari sang istri yang asli Aljazair. ''Semua berlangsung alami. Pilihan memeluk agama Islam bukan karena faktor istriku, tapi sebuah hadiah yang tiba-tiba saja muncul. Itu benar-benar terjadi apa adanya. Mengalir begitu saja dan membuatku merasa bahagia,'' ungkap Abidal.

Meski dikenal sebagai seorang Muslim yang taat, Hayet juga sangat dekat dengan dunia entertainment. Bedanya, dia sangat pandai membagi peran dan penampilan. Ia tahu saat harus mengenakan busana sopan dan kapan harus mengenakan gaun indah. ''Saya seperti istri pesepak bola lain. Bedanya, saya tak suka berfoya-foya atau larut di dunia malam. Lebih indah jalan-jalan bareng Abidal dan belanja bersama,'' tutur Hayet.

Pertemuan Abidal dengan sang istri terjadi ketika ia masih remaja. Kedua sejoli ini kemudian memutuskan untuk menikah pada Juli 2003 silam. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang putri, yakni Meliana yang lahir pada 2004 dan Canelia lahir tahun 2006. nidia zuraya/Heri Ruslan/taq

Biodata
Nama Lengkap : Eric Bilal Abidal
Tanggal Lahir : 11 September 1979
Tempat Lahir : Lyon, Prancis
Tinggi Badan : 1,86 meter
Klub : Barcelona
Posisi : Defender
Nomor Punggung : 22
Awal Karier : Lyon Duchere

Kamis, 04 Februari 2010

UIM Bersama Gontor Gelar “Dauroh Tadribiyyah dan Muqobalah”

universitasislammadinah

DARUSSALAM — Universitas Islam Madinah (UIM) menjalin kerjasama dengan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo dalam menyelenggarakan “Dauroh Tadribiyyah dan Muqobalah” yang akan dibuka Sabtu (6/2) mendatang. Acara yang diketuai Ustadz Sunan Autad Sarjana, Lc. dan Ustadz Azmi Syukri Zarkasyi, Lc. ini akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari, Sabtu-Selasa, 6-16 Februari 2010, bertempat di Kampus Pondok Modern Gontor 2, Madusari, Siman, Ponorogo.

Menurut penuturan Ustadz Yadi Nur Alami, Sekretaris Panitia “Daurah Tadribiyyah dan Muqobalah”, ketika dikonfirmasi Gontor Online di tempatnya, Rabu (27/1) malam, acara tersebut direncanakan menggunakan lima lokal kelas yang ada di Gontor 2. Pada saat yang bersamaan, di Gontor sedang berlangsung Ujian Pertengahan Tahun 1431/2010. Oleh karena itu, Ustadz Yadi mengungkapkan, seluruh kegiatan terkait acara di atas dipusatkan di Gontor 2, sehingga tidak mengganggu suasana belajar santri se-Darussalam.

Ustadz yang berasal dari Majalengka ini menambahkan, secara umum, acara dauroh ini terbagi menjadi dua, yakni Kegiatan Dauroh dan Kegiatan Muqobalah. Kegiatan Dauroh merupakan kegiatan belajar mengajar bersama para dosen dari Madinah. Kegiatan ini, rencananya akan dilaksanakan pada pagi hingga siang hari. Sedangkan Kegiatan Muqobalah adalah praktek interview dengan para dosen tersebut bagi mereka yang ingin mendaftarkan diri menjadi mahasiswa UIM. “Kegiatan Muqobalah ini dilaksanakan pada sore dan malam hari. Tidak semua peserta dauroh berhak mengikutinya,” tutur Ustadz Yadi. Mereka disyaratkan memiliki nilai ijazah dengan predikat “Jayyid Jiddan” atau “Mumtaz”.

Para dosen yang akan datang dari Madinah berjumlah 11 orang. Sembilan orang di antara mereka aktif mengajar pada Kegiatan Dauroh dan sisanya sebanyak dua orang berencana mengadakan acara keliling ke beberapa Pondok Pesantren Mu’adalah Madinah. Di samping itu, dosen-dosen yang ada tersebut juga akan memberikan pengarahan bagi para imam dan khotib di masjid-masjid sekitar. Pengarahan ini akan dilaksanakan setiap hari seusai shalat Maghrib tepat. Menurut jadwal, kata Ustadz Yadi, sebagian dosen akan tiba di Gontor pada Senin (1/2) ini. Selanjutnya akan disusul dosen lainnya tiga hari kemudian, Kamis (4/2) nanti. Mereka akan kembali ke Madinah pada Kamis (18/2), dua hari setelah acara terlaksana.

Adapun peserta acara “Dauroh Tadribiyyah dan Muqobalah” terbatas, berjumlah 200 orang berasal dari Pondok Modern Darussalam Gontor, pondok pesantren (ponses) sekitar yang diajukan panitia dari Madinah sebanyak 22 ponpes, beberapa Pondok Pesantren Alumni dan ponpes non alumni yang mendapatkan undangan dari panitia untuk mengikuti acara tersebut dengan utusan maksimal sebanyak dua orang. Peserta dari ponpes yang mendapatkan undangan dari panitia diwajibkan membawa serta surat tugas dari pesantren yang bersangkutan. Untuk biaya, Ustadz Yadi menyatakan, selama acara ditanggung panitia, namun biaya transportasi pulang-pergi peserta ditanggung masing-masing. “Perlu diketahui, Kegiatan Muqobalah bisa diikuti siapa saja walaupun tidak menjadi peserta Kegiatan Dauroh dengan syarat memenuhi kriteria yang telah ditentukan UIM,” tegas Ustadz Yadi.

Persyaratan untuk Peserta Kegiatan Muqobalah
Persyaratan umum:
1. Beragama Islam dan berkelakuan baik.
2. Komitmen mentaati aturan UIM.
3. Sehat jasmani.
4. Lulus ujian atau muqabalah yang dilakukan pihak UIM.
5. Memiliki ijazah dari sekolah negeri atau swasta yang mendapat akreditasi (mu’adalah) dari UIM. Berarti, ijazah dari sekolah negeri di Indonesia tidak perlu akreditasi.
6. Siap belajar sepenuhnya.
7. Memenuhi setiap persyaratan yang mungkin ditentukan UIM saat mengajukan
permohonan beasiswa.

Persyaratan masuk program S1:
1. Memiliki ijazah SMA atau sederajat.
2. Minimal nilai ijazah ”Jayyid Jiddan” (Baik Sekali)/rata-rata minimal 7,7.
3. Hafalan al Qur’an minimal 3 Juz
4. Usia ijazah tidak lebih dari 5 tahun.
5. Tidak pernah drop out (DO) dari universitas lain karena sebab akademis atau hukuman.
6. Usia pemohon beasiswa tidak lebih dari 25 tahun.
7. Peminat Fakultas Quran harus memiliki hafalan 30 juz.

Berkas yang diperlukan:
1. Ijazah.
2. Daftar nilai ijazah/rapor tahun terakhir.
3. Syahadah husni sirah wa suluk (Surat Keterangan Berkelakuan Baik), diutamakan dari sekolah asal/ SKCK dari kepolisian.
4. Akte kelahiran.
5. Surat keterangan sehat dari penyakit menular dari dokter.
6. Enam lembar pas foto ukuran 4 x 6.
7. Tazkiyah (rekomendasi) dari 1 lembaga keislaman di negara asal, atau dari 2 tokoh agama yang dikenal, berisi keterangan komitmen menjalankan kewajiban agama dan berpegang kepada adab-adab Islam.

Sumber : gontor.ac.id

Ketika Dia Terlalu Menarik

ketikadiaterlalumenarik

Memilih sesuatu yang indah-indah sebenarnya lumrah lagi alamiah. Berbusana dan penampilan yang indah, memakai kendaraan, perabot, tempat yang indah, hp cakep dan tentu saja pendamping yang keren. Keinginan manusia untuk memilih yang indah-indah sah saja.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sendiri pernah berkomentar tentang orang yang suka memakai pakaian dan sandal yang indah bahwa sesungguhnya Allah Maha Indah dan menyintai keindahan. Di dalam Al Quran, Allah juga berfirman,

“Dijadikan indah pada(pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik(surga).” (Ali Imran:14)

Kebolehan tadi bisa tetap dalam kondisi aslinya namun bisa juga berubah. Ia bisa jadi sesuatu yang tercela dan terlarang. Kapankah itu semua tidak menjadi tercela? Apabila manusia paham dengan hakikat keindahan tersebut. Bahwa itu semua hanyalah ujian dan cobaan yang diberikan oleh Allah untuk para hamba. Yang dengan keberadaan hal itu bisa diketahui mana orang yang lebih mendahulukan ketaatan dan ridha Allah dibandingkan kenikmatan dan memperturutkan syahwat. Ia menjadikan semua kenikmatan tadi sebagai sarana untuk berbekal bagi kehidupan akhiratnya. Demikian pula ia menikmati keindahan tadi demi membantunya dalam meraih keridhaan Allah. Fisiknya memanfaatkan kenikmatan tadi namun hatinya tidak terikat dengannya. Namun bila sebaliknya, yaitu menjadikan semua keindahan tadi sebagai tujuan maka semua kecintaan pada keindahan tadi menjadi tercela. Sehingga pikiran, aktivitasnya, lahir batinnya untuk hal tersebut, dan akhirnya lupa dengan tujuan dia diciptakan maka ini akan membuat tambahan kesengsaraan dan adzab dari Allah.

APA MENARIKNYA

Keindahan wanita bagi lelaki tentu saja adalah hal yang paling menggetarkan dibandingkan yang lainnya. Ini ditunjukkan dengan didahulukan penyebutannya dalam ayat di atas “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita..” Cobaan berupa wanita ini bisa dikatakan paling berat dari yang lain-lain. Ingat juga, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengatakan,

“Tidaklah aku tinggalkan setelahku sebuaah cobaan yang lebih berat bagi lelaki selain wanita.”
(Bukhari dan Muslim)

Di sisi yang lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga menyebutkan bahwa wanita shaliha bagi seorang suami adalah sebuah perhiasan yang mahal dan terindah di dunia ini.

“Dunia itu adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenagannya adalah seorang wanita shaliha. Apabila ia dipandang oleh suaminya maka ia menyenangkan, bila memerintahnya ia taat, dan bila ia pergi maka ia menjaga dirinya dan harta suaminya.”

Seorang perempuan mesti berusaha dan berbekal diri untuk menjadi shaliha meskipun ia belum menikah. Yah, jelas sebuah pernikahan bukanlah terminal akhir bagi seorang wanita untuk meraih keshalihan. Namun ia hanya menjadi salah satu tahap perjalanan seorang wanita shaliha dalam menempuh perjalanan hidup.

Walaupun bukan sesuatu yang dini bila berbincang tentang pernikahan, namun anggaplah banyak diantara kita yang belum menikah. Seorang perempuan mesti berusaha dan berbekal diri untuk menjadi shaliha meskipun ia belum menikah. Yah, jelas sebuah pernikahan bukanlah terminal akhir bagi seorang wanita untuk meraih keshalihan. Namun ia hanya menjadi salah satu tahap perjalanan seorang wanita shaliha dalam menempuh perjalan hidup. Artinya, shaliha tak harus menunggu ketika seorang wanita telah menikah saja. Namun keshalihan bisa diusahakan dan dimiliki sebelum itu, dan kapan pun waktunya.

FISIK YANG MENARIK

Suka terhadap lawan jenis? Bukan sesuatu yang mengherankan disamping juga bukan istimewa. Karena manusia secara naluriah akan suka dengan lawan jenisnya. Faktor ketertarikan seseorang pada yang lain bisa dibilang beragam. Yang pasti setiap kelebihan entah sekecil apapun akan menarik orang lain untuk menyukai orang tersebut. Beberapa hal yang membuat kita tertarik diantaranya. Cantik, keren, tampan, anggun. Tertarik dengan fisik lawan jenis yang menarik? Bukan sesuatu yang salah tentu saja. Keindahan fisik lawan jenis selalu saja menawarkan daya tarik perdana bagi orang yang melihatnya. Kisah para wanita yang dikumpulkan oleh istri Al Aziz untuk melihat secara langsung bagaimana Nabi Yusuf membuktikan hal ini. Para wanita yang begitu terpesona melihat ketampanan Nabi Yusuf dengan tanpa sadar mengiris jari tangan mereka sendiri. Secara jelas diungkapkan oleh Rasulullah di dalam sebuah haditsnya,

“Seorang wanita itu dinikahi karena empat hal, karena kecantikannya, kekayaannya, keturunannya dan karena agamanya”

APA YANG MESTI DILAKUKAN

Siapa yang bisa mencegah hati untuk mencintai seseorang? Namun memang ada rambu-rambu yang mesti diperhatikan agar rasa suka tersebut tidak megarah pada hal-hal yang membuat jadi dosa. Apa yang sebaiknya kita lakukan bila tertimpa rasa suka pada lawan jenis?

1. Langsung Melamar

Kalau memang sudah mampu, langsung lamar dan menikahlah dengan orang yang kamu sukai. Mau apa lagi, karena inilah hal yang memang puncak yang diinginkan oleh jiwa. Sebagaimana nasihat Nabi Muhammad bagi para pemuda yang telah memiliki kemampuan untuk menyegerakan pernikahan.

2. Jaga Hati dan Pandangan

Cara ini yang harus ditempuh saat kemampuan menikah belum kunjung datang. Pandangan dan hati yang terjaga dari banyak melihat dan mengigat dirinya akan menyelamatkan seseorang dari terjebak pada perbuatan-perbuatan yang bisa mengantarkan pada perzinaan.

Sumber:
Diketik ulang dari Majalah Elfata Edisi 02 Volume 10-2010

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes